WhatsApp

4 Elemen Interior Padel Standar yang Tidak Boleh Dilewatkan

interior padel
Area makan dan lounge kasual di sebelah lapangan padel beratap

Desain interior padel bertumpu pada elemen-elemen inti berupa kaca tempered, struktur mesh steel, net dan post, serta flooring khusus, ditambah pencahayaan tepat serta area pendukung yang memadai.

Sementara itu, popularitas padel yang kian melonjak mendorong permintaan desain yang rapi, aman, dan memenuhi standar pandel oleh FIP. Berikut panduan lengkapnya.

Daftar Interior Wajib untuk Lapangan Padel

interior lapangan padel
Lapang padel beratap dengan pencahayaan malam

Membangun lapangan padel yang layak tak bisa lepas dari perencanaan interior lapangan padel yang sesuai standar. Di bawah ini, kami uraikan daftar komponen padel court esensial yang tidak boleh Anda abaikan demi memenuhi standar internasional.

1. Kaca Tempered

Lapangan padel harus berpagar di semua sisi, dibatasi dinding atau fence di seluruh perimeter.

Bagian belakang (back wall) dan bagian samping terdekat back wall menggunakan kaca tempered (tempered glass). Ketebalan kacanya 10-12 mm. Sementara itu, di atas kaca digunakan wire mesh, metal fence, atau mesh galvanis untuk menyelesaikan pembatas hingga tinggi yang dibutuhkan.

Sementara itu, bagian bawah (glass wall) dapat mencapai tinggi 3 meter. Bagian atas (mesh) melengkapi ketinggian tersebut hingga total menjadi sekitar 4 meter, khususnya di area belakang lapangan.

Sementara itu, material rangka penopang kaca dan mesh harus kuat dan stabil. Rangka ini kerap menggunakan baja galvanis dengan finishing khusus guna mencegah korosi. Hal ini terutama penting untuk lapangan outdoor.

Terakhir, seluruh sambungan kaca dan mesh harus halus. Cekungan, tepi tajam, celah besar, dan sambungan kasar harus dihindari. Dengan demikian, pantulan bola akan konsisten dan benturan yang terjadi tidak membahayakan pemain.

2. Net dan Post

Menurut regulasi resmi, spesifikasi net padel adalah:

  • Panjang Net: Harus persis 10 meter, sesuai dengan lebar lapangan.
  • Tinggi Net: 0,88 meter (bagian tengah), 0,92 meter (bagian tepi).
  • Toleransi Tinggi: Maksimum deviasi ± 0,005 meter.

Selain itu, posisi tiang net harus berada di sisi samping lapangan dan sejajar dengan pagar, mesh, atau fence, dan tidak boleh masuk ke dalam area permainan. Tiangnya sendiri dapat berbentuk bulat atau persegi, dengan syarat tepinya harus melengkung atau tumpul demi keamanan.

Di sisi lain, penopang net berupa kabel logam berdiameter tidak lebih dari 1 cm. Bagian atasnya dilapisi pita putih berukuran 5-6,3 cm untuk menyembunyikan kabel tersebut. Sementara itu, jaring net harus berbahan serat sintetis dan dianyam secara khusus agar bola tidak bisa lolos.

3. Pagar Metal

Adapun fungsi pagar metal atau mesh adalah untuk menyempurnakan sistem pembatas, baik di bagian atas dinding maupun sebagai pengganti dinding samping jika desain lapangan menggunakan material mesh.

Sementara itu, ukuran diagonal lubang mesh minimal 5 cm dan maksimal 7 cm. Dimensi ini menjamin bola tidak keluar sementara pandangan dan sirkulasi udara tidak terhalang.

Di sisi lain, ketebalan kawat optimal untuk mesh antara 1,6-3 mm, maksimum 4 mm. Untuk mesh bertipe soldered, setiap titik solder di kedua sisi mesh harus terlindungi. Dengan demikian, tidak ada bagian tajam yang berpotensi mencederai pemain.

Yang terpenting, permukaan mesh dan fence wajib datar dan tegak. Dengan kata lain, tidak boleh ada lengkungan atau gelombang, serta tidak boleh ada bagian yang menjorok ke area bermain.

4. Flooring dan Turf

Konstruksi flooring padel bertumpu pada tanah dasar (subgrade). Tim konstruksi harus memadatkan tanah tersebut dengan benar agar fondasinya stabil. Di atas subgrade, kontraktor membangun lapisan base course dari kerikil atau batu pecah 10-15 mm setebal 10-15 cm. Lapisan ini bertugas mendistribusikan beban.

Sementara itu, di atas base course kemudian dibuat pelat beton bertulang sebagai tumpuan utama lantai.

Di sisi lain, FIP mengizinkan penggunaan synthetic material atau artificial grass untuk permukaan lapangan, dengan syarat mampu memenuhi persyaratan pantulan bola dan drainase. 

Berikut jenis yang umum digunakan:

  • Monofilament dengan serat lurus dan tegak.
  • Fibrillated turf dengan serat terbelah dan mirip rumput kasar.
  • Pasir silika untuk menjaga serat tetap tegak dan memberi cengkeraman optimal.

Standar Material yang Digunakan

interior padel court
 Lapangan padel beratap

Untuk mencapai performa terbaik dan keamanan jangka panjang, setiap elemen di interior padel court harus sesuai dengan standar material yang ditetapkan, yakni:

  • Kaca: Tempered glass bersertifikasi tinggi dengan visibilitas jernih, bebas distorsi, ketahanan benturan tinggi, dan kualitas terjamin.
  • Baja Struktur: Hot-dip galvanized atau powder-coated untuk perlindungan optimal, dengan profil minimal 80×40 mm (menyesuaikan tipe court).
  • Mesh Steel: Galvanis dengan powder coating agar kuat terhadap perubahan cuaca dan pemakaian intens.
  • Flooring: Turf berkualtias dengan ketahanan UV plus pasir silika premium untuk kestabilan permainan.
  • Baut dan Komponen Kecil: Stainless steel A2/A4 untuk mencegah karat.
  • Rangka Atap Indoor: Tinggi aman di atas 7,5-8 meter.

Dalam filosofi HOIRe, kualitas material harus selaras dengan desain dan efisiensi pemeliharaan, tidak terbatas hanya pada kepatuhan regulasi.

Pencahayaan Ideal

lighting padel
Lapangan padel luar ruangan berpadel dan beratap dengan pencahayaan

Perencanaan pencahayaan juga termasuk salah satu faktor penentu utama bagi kualitas permainan padel.

Artinya, intensitas lighting padel harus memadai dengan distribusi merata. Tak hanya itu, pengendalian silau juga penting supaya pemain bisa melacak bola dengan nyaman.

Untuk itu, standar intensitasnya adalah:

  • ≥300 lux untuk lapangan rekreasi.
  • ≥500 lux untuk level semi-kompetisi atau fasilitas komersial.
  • 700-1.000 lux untuk turnamen, venue premium, atau kebutuhan siaran.

Untuk area indoor, ada tambahan pertimbangan:

  • Kontrol refleksi pada kaca tempered.
  • Mitigasi glare melalui diffuser atau optik khusus.
  • Penataan akustik agar gema tidak mengganggu pengalaman bermain.

Selain itu, HOIRe juga merekomendasikan untuk mengintegrasikan pencahayaan dengan desain atap dan arsitektur bagunan secara menyeluruh. Dengan pendekatan ini, terciptalah sistem yang efisien, estetis, dan optimal untuk permainan dalam kondisi apa pun.

Area Pendukung untuk Operasional

desain padel court
Area tempat duduk berdekatan dengan lapangan padel

Menciptakan pengalaman bermain yang komprehensif dan operasional yang efisien menuntut desain padel court yang mempertimbangkan elemen-elemen di luar lapangan. 

Karena itu, area-area berikut juga wajib ada di sekitar lapangan:

1. Lobby, Reception, atau Check-In Area

Sebagai pintu masuk utama, area ini menangani administrasi, check-in, kontrol akses, dan kebutuhan informasi. Layout yang ergonomis turut membantu staf bekerja cepat. Apabila tergabung dengan pro-shop kecil, area ini bisa menjadi pusat penjualan perlengkapan padel yang sekaligus menambah pendapatan.

2. Ruang Ganti, Shower, Toilet, dan Loker

Inilah fasilitas-fasilitas inti bagi pemain untuk mempersiapkan diri. Karena itu, penting untuk menggunakan material tahan lembap, menyusun drainase yang baik, dan menyediakan ventilasi optimal guna mencegah bau serta meningkatkan kenyamanan pemain.

Sementara itu, loker sebaiknya bertempat di titik strategis supaya tidak mengganggu sirkulasi.

3. Lounge, Cafe, atau Area Komunitas

Di sinilah tempat bagi pemain untuk berinteraksi dan beristirahat. Dengan desain yang nyaman, area ini juga bisa menjadi revenue stream tambahan melalui penjualan makanan dan minuman atau membership.

Baca Juga : Desain Cafe Instragamable Bikin Ramai Pengunjung

4. Area Penonton atau Tribun

Untuk sesi latihan atau turnamen, tempatkan seating di sisi atau ujung lapangan agar tidak mengganggu permainan. Di samping itu, struktur tribun harus aman dan stabil serta menjamin jarak pandang yang jelas ke dalam lapangan.

5. Gudang Peralatan dan Ruang Maintenance

Kedua ruang ini penting untuk menyimpan bola cadangan, alat brushing turf, pasir silika, perlengkapan cleaning, sampai spare parts untuk lampu dan net.

6. Sirkulasi dan Akses

Alur keluar-masuk pemain, jalur servis staf, dan perimeter clearance untuk maintenance harus tertata rapi supaya operasional tidak saling bertabrakan.

7. Utilitas Teknis

Terakhir, sistem teknis meliputi drainase (untuk lapangan outdoor), ventilasi (terutama pada fasilitas padel indoor), panel listrik, jaringan lampu, keamanan, dan sistem audio.

Kesimpulannya, interior padel yang sesuai standar terdiri dari empat komponen inti, ditambah pencahayaan yang tepat serta area pendukung lengkap. Yang tak kalah penting, semua itu harus ditopang material tepercaya dan pengerjaan profesional.

Bangun Lapangan Padel Bersama Hoire

Dengan keahlian dan pengalaman yang terbukti, HOIRe siap menjadi partner ideal untuk merancang dan membangun fasilitas padel Anda.

Konsultasikan desain interior lapangan padel Anda bersama HOIRe untuk hasil yang modern, aman, dan siap operasional.

Apa saja interior wajib di lapangan padel?

Dinding kaca, pagar mesh, struktur frame, turf khusus padel, lighting, serta aksesori seperti net dan garis lapangan.

Berapa standar ketebalan kaca lapangan padel?

Umumnya 10-12 mm.

Apa jenis flooring terbaik?

Artificial turf khusus padel dengan pasir silika sebagai infill.

Bagaimana pencahayaan ideal padel court?

Level cahaya merata 300-500 lux, bebas glare, menggunakan lampu LED floodlight yang berada di luar area permainan.

Apa area pendukung yang diperlukan untuk operasional?

Ruang tunggu, resepsionis, loker, toilet, storage alat, area wasit atau pemain, serta ruang teknis untuk listrik dan maintenance.

Referensi:

https://www.padel.build/en/regulations/court-dimensions

https://www.padel.build/en/regulations/walls-construction

https://www.padelfip.com/wp-content/uploads/2023/02/2-game-regulations.pdf

Let’s Elevate Your Business

4 Elemen Interior Padel Standar yang Tidak Boleh Dilewatkan