Padel kini menjadi olahraga sosial yang menarik perhatian di kota-kota besar dunia, tak terkecuali di Indonesia. Tren ini menggoda banyak investor untuk mempertimbangkan bisnis lapangan padel sebagai peluang menggiurkan.
Tapi sebelum terjun, penting diketahui apakah bisnis ini benar-benar profit, berapa biaya awalnya, apa faktor kunci kesuksesan, dan berapa cepat modal bisa kembali. Untuk itu, artikel ini membahas tujuh fakta penting bagi Anda yang juga tengah mempertimbangkan investasi lapangan padel.
Table of Contents
ToggleApa Itu Bisnis Lapangan Padel?
Sebelum jauh membahas aspek finansialnya, Anda perlu memahami dulu apa sebenarnya bisnis ini. Bisnis lapangan padel adalah usaha penyediaan fasilitas olahraga padel untuk disewakan, lengkap dengan layanan tambahan seperti pelatihan, turnamen, serta fasilitas pendukung (misalnya kafe dan ruang ganti).
Dalam praktiknya, pendapatan utama datang dari penyewaan lapangan padel per jam. Namun sebenarnya, banyak operator yang menambah aliran pendapatan melalui layanan coaching, penjualan perlengkapan, kafe, atau event tertentu.
Dengan begitu, peluang bisnis lapangan padel menjadi lebih beragam dari sekadar rental space biasa.
Fakta 1: Popularitas dan Pertumbuhan Pasar Padel
Mengapa tak sedikit orang yang akhirnya melirik padel sebagai investasi? Menariknya, pertumbuhan olahraga ini cukup pesat di Eropa dan Asia Tenggara. Keanggotaan klub bertambah tiap tahun, permintaan penyewaan meningkat, dan penetrasi ke pasar urban kian kentara.
Dampaknya terhadap dunia bisnis jelas. Tren ini membentuk basis pelanggan yang berkembang untuk fasilitas olahraga indoor, lebih-lebih lagi di lokasi strategis kota besar. Artinya, ada prospek bisnis lapangan padel yang cukup menjanjikan jika Anda bisa menangkap momentum ini dengan tepat.
Fakta 2: Biaya Investasi Awal (CapEx)
Lantas, berapa modal bisnis lapangan padel yang Anda butuhkan? Ternyata, biaya membangun satu lapangan standar bisa bervariasi mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah. Angka ini masih tergantung kualitas material dan fasilitas tambahan yang Anda pilih.
Sementara itu, elemen biaya utama meliputi struktur dan instalasi lapangan padel seperti rumput sintetis, kaca tempered, dan rangka baja. Selain itu, ada sistem pencahayaan, kelistrikan, serta fasilitas pendukung seperti toilet, ruang ganti, dan area lounge.
Jangan lupa juga sistem reservasi dan operasional yang butuh biaya tersendiri. Menariknya, desain lapangan padel yang baik bisa menekan biaya operasional jangka panjang.
Fakta 3: Potensi Penghasilan dan Model Bisnis
Bicara soal pendapatan, sumber utamanya tentu dari penyewaan lapangan per jam. Tarifnya variatif tergantung lokasi dan target pasar urban yang Anda bidik.
Namun, ada juga pendapatan tambahan yang layak dipertimbangkan. Coaching atau pelatihan per jam bisa menjadi value-added service yang menarik. Turnamen dan kompetisi berbayar juga membuka peluang.
Tambah lagi, penjualan peralatan olahraga, merchandise, dan fasilitas food and beverage di lokasi turut memperkuat cashflow.
Yang menarik dari bisnis olahraga padel ini adalah konsep bundling dan membership. Paket bulanan atau tahunan dapat membantu menyeimbangkan sekaligus memprediksi cashflow. Alhasil, perhitungan bisnis lapangan padel menjadi lebih terukur.
Fakta 4: Estimasi ROI dan Waktu Break Even
Inilah pertanyaan paling krusial. Apakah bisnis ini bisa memberi return on investment (ROI) cepat? Jawabannya “ya”, tapi ada syaratnya. Usaha menyewakan lapangan padel ini bisa mencapai ROI lapangan padel yang menarik, hanya saja tak lepas dari model bisnis, lokasi, dan eksekusi operasionalnya.
LUCKIN PADEL memperkirakan ROI 18%-36% dengan periode payback sekitar 18 hingga 42 bulan dalam kondisi operasional yang baik.[1]
Adapun di pasar kompetitif seperti Jakarta atau Surabaya, ROI bisa lebih cepat apabila occupancy tinggi atau ada layanan tambahan yang menarik seperti event komunitas atau corporate booking. Maka dari itu, analisis bisnis lapangan padel harus detail dan realistis.
Fakta 5: Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keuntungan
Walaupun demikian, profit tak mungkin datang dengan sendirinya.
Ada beberapa faktor yang menentukan kesuksesan:
- Lokasi dan Demografi: Lokasi strategis mendekati urban center seperti Senopati atau Kemang di Jakarta, atau Dago di Bandung, plus komunitas olahraga aktif menjadi kunci utama.
- Model Harga dan Occupancy: Strategi harga kompetitif dan pemanfaatan jam sibuk idealnya pukul 17.00 hingga 22.00 untuk weekdays dan sepanjang hari di akhir pekan bisa memaksimalkan pendapatan.
- Fasilitas Pendukung: Kafe, toko perlengkapan, dan ruang ganti yang nyaman untuk menyempurnakan pengalaman pelanggan.
- Marketing dan Komunitas: Engagement komunitas pemain untuk repeat booking adalah fondasi bisnis jangka panjang.
- Diferensiasi Layanan: Paket event, corporate booking, dan program coaching menjadi pembeda dari kompetitor.
Adapun untuk inspirasi desain ruang yang menarik, Anda bisa mengecek panduan interior lapangan padel ala HOIRE yang dapat meningkatkan daya tarik fasilitas.
Fakta 6: Kesalahan Umum yang Membuat ROI Lama
Sebaliknya, ada beberapa kesalahan yang menjadi biang kerok di balik tertundanya ROI:
- Mengabaikan riset pasar dan lokasi. Tanpa data demografi dan kompetitor, Anda akan kesulitan menetapkan dan meraih tujuan.
- Tidak punya strategi pemasaran digital atau komunitas. Padahal, ekosistem padel Indonesia sangat aktif dan loyal jika dikelola dengan baik.
- Menetapkan harga terlalu tinggi tanpa value proposition yang jelas. Faktanya, pelanggan butuh alasan yang jelas apa untungnya bagi mereka jika membayar lebih.
- Mengabaikan layanan tambahan seperti coaching atau turnamen. Padahal, coaching bisa berkontribusi sekitar 15%-25% dari total revenue, sementara turnamen sebagai ide bisnis lapangan yang efektif untuk brand awareness.
- Tidak merencanakan cashflow dan biaya operasional secara realistis. Banyak operator kewalahan di tahun pertama gara-gara menyepelekan biaya maintenance.
Fakta 7: Tren Masa Depan dan Inovasi Bisnis
Ke depannya, padel bukan lagi sekadar sport rental. Konsepnya diprediksi berkembang menjadi lifestyle hub. New York Post menyebut klub-klub padel modern akan dilengkapi lounge, co-working space, event space, bahkan mendapat sponsorship untuk kompetisi.[2]
Di samping itu, teknologi dan sistem reservasi digital turut mengubah lanskap bisnis. Digital booking meningkatkan utilisasi lapangan dan pengalaman pelanggan menjadi lebih seamless. Pada akhirnya, konstruksi lapangan padel pun lebih modular dan efisien berkat pemangkasan waktu setup dan biaya awal.
Jadi, apakah bisnis lapangan padel bisa memberi ROI cepat dan untung yang cepat pula? Potensinya ada, tetapi bukan keuntungan instan. Semuanya bergantung pada lokasi, strategi harga, layanan tambahan, dan manajemen operasional yang solid.
Jika Anda serius mempertimbangkan investasi ini, pertimbangkan solusi end-to-end seperti yang ditawarkan HOIRE. Dari desain hingga pelaksanaan dan optimasi bisnis, pendekatan menyeluruh bisa maksimalkan peluang keberhasilan Anda.
FAQ
Apakah bisnis lapangan padel menguntungkan?
Ya, bisnis ini berpotensi untung jika dikelola dengan strategi tepat. Kunci utamanya ada di lokasi strategis, model pricing yang kompetitif, dan layanan tambahan seperti coaching atau event. Occupancy rate yang tinggi dan engagement komunitas juga penting untuk profit jangka panjang.
Berapa ROI bisnis lapangan padel?
Berdasarkan laporan LUCKIN PADEL, ROI berkisar 18%-36% per tahun. Angka ini bisa lebih tinggi di pasar dengan demand kuat dan occupancy rate bagus. Faktor lokasi, kualitas fasilitas, dan eksekusi operasional juga sangat menentukan angka akhir ROI yang dapat Anda raih.
Berapa modal awal lapangan padel?
Modal awal untuk membangun satu lapangan padel standar berkisar puluhan hingga ratusan juta rupiah. Biaya ini mencakup struktur lapangan, instalasi rumput sintetis, kaca tempered, sistem pencahayaan, dan fasilitas pendukung seperti ruang ganti serta area lounge. Kualitas material dan kompleksitas desain turut memengaruhi total investasi.
Berapa lama balik modal bisnis padel?
Periode payback umumnya berkisar 18 hingga 42 bulan dalam kondisi operasional yang baik. Waktu ini bisa lebih cepat jika occupancy rate tinggi, ada layanan tambahan yang menarik, dan strategi marketing efektif. Lokasi strategis dengan demand tinggi juga mempercepat proses break even.
Apa faktor utama keuntungan lapangan padel?
Faktor utamanya meliputi lokasi strategis di urban center, model harga kompetitif dengan utilisasi jam sibuk maksimal, fasilitas pendukung lengkap seperti kafe dan toko perlengkapan, engagement komunitas untuk repeat booking, serta diferensiasi layanan lewat event dan program coaching yang menarik minat pelanggan.
Sumber:
https://www.luckinpadel.com/blog/is-the-cost-of-building-a-padel-court-justified-by-performance235
https://nypost.com/2025/08/21/business/meet-the-man-behind-celebrities-obsession-with-padel/
Referensi:
https://dojobusiness.com/blogs/news/padel-center-financial-plan
https://padelnex.com/business/how-profitable-can-a-padel-court-be-a-comprehensive-analysis/
https://www.padelcreations.com/business-plan-for-padel/
https://infopadel.id/bisnis-padel/